
Metro, 22 April 2026. Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Metro kembali mencatatkan prestasi membanggakan melalui keberhasilan dosen dalam memperoleh pendanaan Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026. Pendanaan ini mencakup beberapa skema, yaitu Skim Penelitian Fundamental Riset (PFR), Skim Penelitian Dosen Pemula (PDP), dan Skim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Capaian ini menunjukkan komitmen kuat dosen dalam mengembangkan riset inovatif serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat
Pada Skim Penelitian Fundamental Riset (PFR), tim yang diketuai oleh Dr. Ir. Dwi Irawan, S.T., M.T. bersama anggota Kemas Ridhuan, S.T., M.Eng, Ir. Bambang Surono, S.T., M.Eng., IPM., ASEAN Eng., serta Akhmad Maruf, S.T. berhasil memperoleh pendanaan dengan judul penelitian “Ko-Pirolisis Limbah Plastik dengan Karbon Aktif Bambu pada Reaktor Fixed-Bed Bertingkat untuk Produksi Bio Oil dan Syngas.” Penelitian ini berfokus pada pengembangan teknologi konversi limbah plastik menjadi energi alternatif yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis.
Pada Skim Penelitian Dosen Pemula (PDP), Ir. Bambang Surono, S.T., M.Eng., IPM., ASEAN Eng. kembali berperan sebagai ketua dengan judul penelitian “Pemanfaatan Katalis Bentonit dan Zeolit dalam Proses Pirolisis Oli Bekas untuk Produksi Bio-Oil Berkualitas Tinggi,” dengan anggota Ir. Lukito Dwi Yuono, S.T., M.T. dan Erik Tri Wahyudi, S.T., M.T. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas bio-oil melalui pemanfaatan katalis alami sehingga dapat menjadi solusi energi alternatif yang lebih efisien.
Sementara itu, pada Skim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), Prof. Dr. Agus Sutanto, M.Si. bertindak sebagai ketua dengan judul kegiatan “Desa Mandiri Pakan dan Pupuk: Budidaya Maggot dari Limbah MBG Fermentor Pumakkal untuk Peternakan dan Pertanian.” Dalam kegiatan ini, Ir. Bambang Surono, S.T., M.Eng., IPM., ASEAN Eng. turut berkontribusi sebagai anggota bersama Dr. Andiana Rosid, S.E., M.M. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kemandirian masyarakat desa dalam pengelolaan limbah sekaligus mendukung sektor peternakan dan pertanian secara berkelanjutan.
