
METRO — Gagasan tidak selalu lahir dari ruang seminar atau laboratorium. Di tangan mahasiswa Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro), gagasan juga mampu menjadi jalan menuju prestasi. Isnan Rinanda, mahasiswa Program Studi Teknik Mesin UM Metro, berhasil meraih Juara 3 kategori mahasiswa tingkat Provinsi Lampung dalam lomba esai yang diselenggarakan di UIN Jurai Siwo Lampung pada 15 September 2026.
Capaian tersebut menjadi catatan penting bagi Teknik Mesin UM Metro. Sebab, kemampuan mahasiswa Teknik Mesin tidak hanya dituntut pada penguasaan teori, praktik, dan keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan membaca persoalan, membangun argumentasi, serta menyampaikan gagasan secara kritis melalui tulisan.

Bersaing dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Lampung, Isnan mampu membawa gagasannya hingga ke posisi tiga besar. Prestasi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa mahasiswa Teknik Mesin memiliki ruang yang luas untuk berkembang di berbagai bidang akademik.
Bagi Isnan, capaian tersebut bukan alasan untuk berhenti. Justru, podium juara menjadi pijakan untuk terus belajar dan berani mengambil kesempatan di berbagai kompetisi.
“Juara bukanlah akhir dari perjalanan, tetapi pengingat bahwa setiap proses belajar dan keberanian untuk mencoba akan selalu membawa kita selangkah lebih maju. Jangan takut gagal, karena dari kegagalan kita belajar untuk menjadi lebih baik.” ujar Isnan Rinanda.
Prestasi ini juga memperluas gambaran tentang mahasiswa Teknik Mesin UM Metro. Kemampuan teknis yang diperoleh di ruang praktik dapat berjalan beriringan dengan literasi, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan komunikasi.
Capaian Isnan turut mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam penguatan kompetensi, literasi, dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa.
Satu tulisan mungkin hanya terdiri dari beberapa halaman. Namun, ketika di dalamnya ada gagasan, keberanian, dan kerja keras, tulisan itu mampu membawa nama Teknik Mesin UM Metro berdiri di podium tingkat Provinsi Lampung.
